Fear and Greed Index merupakan satuan dalam pengukuran sentimen pasar aset kripto. Angka terbaik adalah 100, mencerminkan optimisme dan terburuk 0 berarti pesimis.
Sinyal bahwa pelaku pasar yang semakin berhati-hati serta kegamangan peran Bitcoin sebagai aset safe haven membuat harganya jauh meninggalkan level terbaiknya (ATH) pada Oktober tahun lalu.
Catatan Bloomberg News pada Jumat pagi anjloknya harga Bitcoin sempat menyentuh US$60.033, sekaligus menjadi level terendah sejak Oktober 2024. Pembalikan arah mendadak ini didukung oleh meningkatnya ketegangan geopolitik yang mengguncang pasar keuangan global.
“Ketakutan dan ketidakpastian di pasar teramat jelas. Tanpa pembeli yang yakin untuk masuk ke pasar saat penjualan, setiap gelombang penarikan ETF dan likuidasi berlanjut,” kata Chris Newhouse, kepala pengembangan bisnis di Ergonia, dilaporkan Bloomberg News. Pendapat Newhouse sejalan dengan penyataan Shiliang Tang, mitra pengelola Monarq Asset Management sebelumnya bahwa “pasar saat ini sedang menghadapi ‘krisis kepercayaan’.”
“Pada level saat ini, Bitcoin telah kembali ke area yang menjadi resistensi kuat dari Maret hingga Oktober 2024. Situasi saat ini menjelaskan minat pemburu diskon,” kata Alex Kuptsikevich, analis pasar utama di FxPro, mengutip Bloomberg News.
(wep)





























