Logo Bloomberg Technoz

“Tiga organisasi menjadi satu artinya otomatis begitu banyak orang yang ada dalam satu level keputusan. Untuk itu, [rantai manajemen] harus dipangkas. Kasarnya dipilih yang hebat, lainnya ya dirumahkan. Harus berani,” kata Hadi saat dihubungi, Senin (2/2/2026).

“Kalau masih banyak orang dan struktur organisasi dibuat, keputusannya menjadi berbelit-belit dan berjenjang, akhirnya goal-nya enggak tercapai.”

dok. PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI)

Bagaimanapun, Hadi menilai langkah penggabungan usaha atau merger tersebut merupakan suatu hal yang positif untuk memastikan rantai pasok dalam satu komando yakni sumber bahan bakar minyak (BBM) diwakili oleh KPI, transportasi BBM oleh PIS, dan perdagangan ritel diwakili oleh PPN.

“Maksud dan tujuannya jelas untuk efisiensi,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Simon Aloisius Mantiri mengungkapkan peleburan tiga anak usaha lini hilir migas perseroan bakal diresmikan 1 Februari 2026. 

“Kita usahakan go live 1 Februari 2026,” kata Simon kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (28/1/2026). “Kemungkinan under itu [Pertamina Patra Niaga], kan surviving entity ya."

Namun, hingga hari ini perwakilan Pertamina belum memberikan pernyataan resmi terkait dengan keputusan merger tersebut.

Simon juga pernah menyatakan penggabungan tiga anak usaha tersebut dilakukan untuk meningkatkan performa perusahaan dan merespons kondisi global yang sedang diselimuti tantangan.

Dengan meleburnya lini bisnis hilir Pertamina, Simon meyakini proses pengambilan keputusan dapat lebih efisien.

Di sisi lain, Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron juga menegaskan proses merger subholding hilir perseroan itu tidak mengganggu kegiatan operasional perusahaan.

“Kami akan sampaikan informasi tersebut dalam waktu dekat, secara umum kegiatan tersebut akan dilakukan sesuai ketentuan dan aturan,” kata Baron saat dihubungi, Selasa (27/1/2026).

“Tanpa ada perubahan dalam operasional dan pelayanan ke masyarakat,” kata Baron.

(mfd/wdh)

No more pages