Berikut sejumlah bahaya konsumsi ikan sapu-sapu yang menjadi perhatian masyarakat dan pakar kesehatan.
1. Akumulasi Logam Berat
Ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tercemar berpotensi menyimpan logam berat seperti merkuri dan kadmium. Zat ini dapat menumpuk dalam tubuh manusia dan memicu gangguan kesehatan serius.
Paparan logam berat dalam jangka panjang diketahui dapat merusak organ internal dan sistem saraf.
2. Paparan Limbah Kimia dan Pestisida
Lingkungan hidup ikan sapu-sapu sering kali tidak terlepas dari limbah industri dan pertanian. Bahan kimia berbahaya serta pestisida dapat terserap ke dalam jaringan tubuh ikan.
Jika dikonsumsi manusia, zat tersebut berisiko mengganggu kesehatan dan memicu efek toksik.
3. Risiko Infeksi Parasit
Ikan sapu-sapu juga berpotensi membawa parasit, termasuk cacing yang dapat menular ke manusia. Risiko ini meningkat apabila ikan tidak dimasak hingga matang sempurna.
Infeksi parasit dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah kesehatan lainnya.
4. Kemungkinan Reaksi Alergi
Sebagian orang dapat mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi ikan sapu-sapu. Kondisi ini terutama terjadi jika ikan telah terkontaminasi zat berbahaya dari lingkungannya.
Gejala yang muncul bisa berupa gatal-gatal, ruam kulit, hingga gangguan pada sistem pencernaan.
5. Tekstur dan Rasa Kurang Diminati
Dari sisi kuliner, daging ikan sapu-sapu dikenal memiliki tekstur yang keras. Rasanya pun dinilai kurang menarik dibandingkan ikan konsumsi yang umum dijual di pasaran.
Faktor ini membuat ikan sapu-sapu jarang dipilih sebagai sumber protein hewani.
6. Potensi Keracunan Makanan
Mengonsumsi ikan sapu-sapu yang telah terkontaminasi dapat memicu keracunan makanan. Gejalanya meliputi mual, muntah, dan diare.
Kondisi tersebut berkaitan dengan akumulasi zat berbahaya di dalam daging ikan.
Imbauan untuk Lebih Selektif Memilih Ikan Konsumsi
Melihat berbagai risiko tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam memilih ikan yang akan dikonsumsi. Tidak semua ikan air tawar aman dijadikan bahan pangan.
Kesadaran akan potensi bahaya dari jenis ikan tertentu perlu terus ditingkatkan demi menjaga kesehatan jangka panjang.
Pilihan Aman untuk Konsumsi Harian
Sebagai alternatif, masyarakat disarankan memilih ikan yang telah terbukti aman dan umum dikonsumsi. Ikan dengan habitat terkontrol dan pengawasan kualitas yang baik dinilai lebih layak sebagai sumber gizi.
Dengan pertimbangan tersebut, konsumsi ikan sapu-sapu sebaiknya dihindari, dan fokus diarahkan pada pilihan ikan yang lebih aman bagi kesehatan.
(seo)

























