Logo Bloomberg Technoz

Pada minggu awal, kucing masih terlihat normal. Banyak pemilik mengira perubahan kecil sebagai hal biasa, sehingga kehamilan sering terlewatkan.

Namun, seiring waktu, tanda-tanda khas mulai muncul dan menjadi lebih mudah dikenali.

Ciri Fisik Kucing yang Sedang Hamil

Perubahan tubuh merupakan indikator utama yang bisa diamati langsung oleh pemilik. Berikut sejumlah tanda fisik yang umum terjadi.

1. Puting Membesar dan Berubah Warna

Puting kucing hamil akan mengalami pembesaran signifikan. Ukurannya bisa meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat dibandingkan kondisi normal.

Warna puting juga berubah menjadi merah muda dan cenderung lebih gelap mendekati waktu melahirkan.

2. Perut Semakin Membesar

Perut kucing biasanya mulai tampak membesar pada minggu keempat kehamilan. Besar kecilnya perut dipengaruhi oleh jumlah janin yang dikandung.

Melansir dari laman Feline Veterinary Emergency Assistance, perubahan ini sering diikuti dengan kenaikan berat badan yang cukup drastis.

3. Rambut Rontok di Area Tertentu

Menjelang akhir kehamilan, khususnya sekitar minggu kedelapan, bulu kucing dapat lebih mudah rontok. Area yang paling sering mengalami kerontokan adalah sekitar puting.

Kondisi ini bersifat sementara dan bulu akan tumbuh kembali setelah proses melahirkan selesai.

Perubahan Pola Makan dan Kondisi Tubuh

Selain fisik luar, kehamilan juga memengaruhi sistem pencernaan dan kebutuhan nutrisi kucing.

4. Morning Sickness pada Kucing

Pada awal kehamilan, beberapa kucing mengalami muntah dan penurunan nafsu makan. Kondisi ini dikenal sebagai morning sickness dan dianggap normal.

"Sama seperti manusia, kucing juga bisa mengalami morning sickness pada awal kehamilan."

Meski demikian, jika kucing tidak mau makan lebih dari dua hari, pemeriksaan dokter hewan sangat dianjurkan.

5. Nafsu Makan Meningkat Drastis

Setelah melewati fase awal, nafsu makan kucing justru meningkat. Memasuki minggu keempat, kucing bisa mengonsumsi makanan dua kali lebih banyak dari biasanya.

Peningkatan ini berkaitan dengan kebutuhan nutrisi janin yang terus berkembang.

6. Kebutuhan Nutrisi yang Lebih Tinggi

Makanan berkualitas sangat dibutuhkan selama masa kehamilan. Beberapa produsen pakan bahkan menyediakan formula khusus untuk kucing hamil.

Asupan gizi yang tepat membantu menjaga kesehatan induk dan calon anak-anaknya.

Perubahan Perilaku yang Perlu Diperhatikan

Kucing bermain saat dititipkan di Arnamir Cat Hotel, Jakarta, Rabu (26/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tidak hanya tubuh, perilaku kucing juga mengalami perubahan yang cukup jelas selama masa kehamilan.

7. Nafsu Birahi Menurun

Kucing betina biasanya mengalami siklus birahi setiap 10 hingga 14 hari. Siklus ini ditandai dengan suara lebih nyaring dan perilaku gelisah.

Jika tanda birahi tidak muncul sesuai jadwal, kondisi ini bisa menjadi indikasi kehamilan.

8. Tidur Lebih Lama dan Mudah Lelah

Perut yang membesar membuat kucing lebih cepat lelah. Akibatnya, waktu tidur menjadi lebih panjang dibandingkan biasanya.

Selain itu, kucing hamil juga lebih sering mendengkur sebagai respons terhadap kondisi tubuhnya.

9. Menjadi Lebih Manja

Banyak pemilik melaporkan kucing hamil menjadi lebih manja dan sering mencari perhatian. Mereka cenderung ingin berada dekat dengan pemiliknya.

Memberikan sentuhan lembut dan tempat istirahat yang nyaman dapat membantu kucing merasa lebih tenang.

Naluri Menjelang Persalinan

Memasuki akhir masa kehamilan, naluri alami kucing mulai terlihat dengan jelas.

Mencari Tempat Aman

Induk kucing akan berusaha menemukan tempat yang aman dan tenang untuk melahirkan. Area tersebut biasanya jarang dilewati manusia.

Pada fase ini, pemilik disarankan membatasi aktivitas kucing di luar rumah.

Meninggalkan Aroma untuk Anak

Selain mencari tempat, induk kucing akan meninggalkan baunya di area tersebut. Aroma ini membantu anak-anaknya mengenali dan menemukan induknya setelah lahir.

Perilaku ini merupakan bagian dari insting alami yang penting untuk kelangsungan hidup anak kucing.

Pentingnya Pemeriksaan Dokter Hewan

Meski tanda-tanda kehamilan bisa dikenali secara kasat mata, pemeriksaan medis tetap diperlukan. Beberapa gejala kehamilan mirip dengan tanda penyakit tertentu.

Dokter hewan dapat memastikan kehamilan melalui pemeriksaan fisik dan metode lainnya. Selain itu, dokter juga dapat memperkirakan jumlah janin dengan aman.

Dengan kepastian medis, pemilik dapat memberikan perawatan terbaik bagi kucing selama masa kehamilan hingga persalinan tiba.

(seo)

No more pages