Logo Bloomberg Technoz

IHSG Berpeluang Bangkit ke 8.400, Investor Siap-Siap Borong Saham

Referensi
29 January 2026 17:47

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar saham Indonesia Kembali tertekan pada hari ini, Kamis (29/1). Tercatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 10% dan menyentuh posisi terendah harian di 7.481. Bahkan Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat melakukan pembekuan sementara (trading halt). 

Ini menjadi trading halt dua hari berturut turut setelah kemarin, Rabu (28/1), BEI juga melakukannya mengingat IHSG anjlok hingga lebih dari 8% menuju ke level 7.600-an.

Melihat dari pergerakan IHSG ini, dikutip dari Analisa teknikal Bloomberg, IHSG dinilai mulai mendekati area support penting. 


"Secara teknikal, IHSG berpotensi bangkit dari support–nya dari area level 7.770," tulis laporan Bloomberg.

Analisa selanjutnya, jika indeks mampu bertahan dan bergerak stabil di atas area tersebut, peluang rebound dinilai cukup besar. Target penguatan terdekat berada di level psikologis 8.000 yang sekaligus berfungsi sebagai resistance awal. Jika momentum berlanjut, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan ke area 8.400.