Efek Bola Salju MSCI: Goldman dan UBS Turunkan Rating Saham RI
Redaksi
29 January 2026 10:26

Bloomberg Technoz, Jakarta - Keputusan Morgan Stanley Composite Index (MSCI) membekukan rebalancing indeks saham Indonesia membawa efek bola salju. Tuntutan MSCI ini membuat beberapa institusi lain memberi penilaian lanjutan terhadap risiko di pasar keuangan Indonesia.
Pasca MSCI merilis pengumuman itu, analis Goldman Sachs Group Inc. juga memangkas rekomendasi saham Indonesia menjadi underweight, memperingatkan bahwa kekhawatiran MSCI Inc. soal aspek investability berpotensi memicu arus keluar dana lebih dari US$13 miliar apabila pasar Indonesia sampai diturunkan statusnya ke kategori frontier market.
Dalam skenario ekstrem, Goldman bahkan memperkirakan reklasifikasi Indonesia dari pasar berkembang (emerging market) dapat memaksa dana pasif yang mengikuti indeks MSCI melepas aset mereka hingga US$7,8 miliar. Risiko arus keluar tambahan senilai US$5,6 miliar juga muncul apabila FTSE Russell meninjau ulang metodologi dan status free float saham-saham Indonesia.
“Kami memperkirakan aksi jual pasif akan berlanjut dan memandang perkembangan ini sebagai beban (overhang) yang akan menghambat kinerja pasar,” tulis analis Goldman Sachs, termasuk Timothy Moe, dalam laporan mereka, seperti dikutip Bloomberg News.
Goldman menilai posisi manajer investasi aktif regional yang saat ini overweight di Indonesia justru memperbesar risiko koreksi. Potensi penurunan status, dikombinasikan dengan meningkatnya tekanan pasar dan kemungkinan menyusutnya likuiditas, dapat mendorong investor long-only untuk menyeimbangkan ulang portofolio. Situasi ini juga berpeluang memicu arus spekulatif dari hedge fund.
























