Logo Bloomberg Technoz

RI Masih Kalah Saing Dengan Malaysia Soal Industri Halal

Mis Fransiska Dewi
28 January 2026 16:00

Wamendag RI Dyah Roro Esti di sela acara WhatsApp Business Summit Indonesia 2025 Jakarta Selatan, (12/8/2025). (Bloomberg Technoz/Farid)
Wamendag RI Dyah Roro Esti di sela acara WhatsApp Business Summit Indonesia 2025 Jakarta Selatan, (12/8/2025). (Bloomberg Technoz/Farid)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti merasa prihatin ihwal industri halal khususnya produk halal Indonesia yang masih kalah saing dengan negara tetangga seperti Malaysia. Padahal RI cukup banyak memproduksi produk halal, namun tidak menonjol dibanding Malaysia. 

“Ini fakta yang cukup miris gitu. Mirisnya kenapa? Saya melihat banyak sekali produk halal di luar negeri itu sebetulnya asalnya justru bukan dari Indonesia sedangkan produksi produk halal itu cukup tinggi di Indonesia. Bahkan melampaui negara-negara lainnya,” kata Roro dalam kegiatan Kadin Sharia Economic Outlook 2026, Rabu (28/1/2026).

“Yang nonjol malah negara-negara seperti Malaysia atau bahkan negara-negara di Middle East yang menjadi terdepan.”


Dalam kaitan itu, Roro menyebut pemerintah bersama stakeholder terkait perlu menciptakan ekosistem komprehensif agar industri halal dalam negeri menguat dan terintegrasi antara sektor makanan dan minuman, pakaian hingga tekstil. Sehingga memiliki potensi ekspor yang tinggi ke luar negeri. 

“Nah ketika itu sudah kuat, kita akan melakukan pendampingan kemudian merealisasikan apa yang menjadi potensi besar Indonesia sebetulnya,” ujarnya.