Dalam praktiknya, marshaller juga berkoordinasi dengan tim ground handling lain. Kolaborasi ini diperlukan untuk memastikan seluruh aktivitas di sekitar pesawat berjalan sesuai prosedur keselamatan.
Sebagaimana dijelaskan dalam artikel sumber, "Marshaller membantu pilot yang memiliki keterbatasan pandangan dari dalam kokpit untuk memarkir pesawat secara tepat."
Tugas dan Tanggung Jawab Marshaller
Pekerjaan marshaller tidak hanya berdiri dan memberi isyarat. Setiap tugas memiliki risiko tinggi sehingga membutuhkan fokus dan disiplin yang kuat.
Tanggung Jawab Operasional
• Memastikan area apron bebas dari hambatan sebelum pesawat bergerak
• Memberikan sinyal visual yang jelas kepada pilot
• Berkoordinasi dengan pilot dan petugas bandara
• Mengawasi proses parkir dan keluar apron
Kesalahan kecil dalam bertugas dapat berdampak besar. Oleh karena itu, marshaller wajib menjaga konsentrasi penuh selama pesawat bergerak di area apron.
Perlengkapan Keselamatan Kerja
Saat bertugas, marshaller menggunakan alat pelindung diri sesuai standar. Perlengkapan ini meliputi rompi reflektif, helm, sepatu safety, sarung tangan, dan kacamata pelindung.
Penggunaan APD bertujuan meminimalkan risiko kecelakaan di area landasan yang padat aktivitas dan berbahaya.
Besaran Gaji Marshaller di Indonesia
Gaji tukang parkir pesawat di Indonesia bervariasi. Besarannya dipengaruhi oleh pengalaman kerja, lokasi bandara, jam kerja, serta sertifikasi yang dimiliki.
Kisaran Penghasilan Bulanan
Berdasarkan data Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan, gaji marshaller berada di kisaran Rp4 juta hingga Rp8 juta per bulan. Jika dihitung tahunan, nilainya sekitar Rp48 juta hingga Rp96 juta.
Jam kerja marshaller tergolong panjang dengan sistem shift. Dalam sehari, durasi kerja bisa mencapai sekitar 13 jam, baik pada shift pagi maupun malam.
Faktor Penentu Gaji
• Lama pengalaman kerja
• Sertifikasi dan pelatihan khusus
• Lokasi dan skala bandara
• Jam dan pola kerja shift
Dengan beban kerja tersebut, ketahanan fisik dan mental menjadi syarat utama dalam profesi ini.
Perbandingan Gaji Marshaller di Luar Negeri
Di luar negeri, gaji marshaller umumnya lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Perbedaan ini dipengaruhi standar upah dan biaya hidup di masing masing negara.
Gaji Marshaller di Amerika Serikat
Rata rata penghasilan marshaller di Amerika Serikat mencapai sekitar USD4,5 ribu per bulan atau setara Rp72 juta. Angka ini jauh di atas rata rata gaji di Indonesia.
Di beberapa wilayah tertentu, nominalnya bahkan lebih tinggi. Marshaller di Alaska dapat memperoleh sekitar USD5,6 ribu per bulan, sementara di California berkisar USD5,2 ribu.
Alasan Perbedaan Gaji
Perbedaan gaji antar wilayah dipengaruhi oleh kebutuhan operasional bandara, standar upah regional, serta tingkat biaya hidup setempat.
Syarat Menjadi Marshaller Pesawat
Untuk menjadi marshaller di Indonesia, calon pekerja harus memenuhi sejumlah persyaratan dasar. Syarat ini berkaitan dengan fisik, pendidikan, dan kesehatan.
Persyaratan Umum
• Usia minimal 18 tahun
• Pendidikan minimal SMA atau sederajat
• Tinggi badan minimal 165 cm pria dan 160 cm perempuan
• Tidak buta warna
• Penglihatan dalam batas toleransi yang diperbolehkan
Persyaratan tersebut bertujuan memastikan calon marshaller mampu menjalankan tugas dengan aman dan efektif.
Peluang Karier Marshaller
Profesi marshaller memiliki prospek karier yang cukup terbuka. Dengan pengalaman dan kinerja yang baik, jenjang karier dapat terus berkembang.
Pengembangan Karier Lanjutan
Marshaller berpeluang naik ke posisi supervisor apron atau koordinator ground handling. Posisi ini memiliki tanggung jawab lebih besar dalam mengatur operasional di area apron.
Dengan mengikuti pelatihan lanjutan, marshaller juga dapat beralih ke bidang lain. Beberapa di antaranya adalah petugas keselamatan penerbangan atau bahkan air traffic controller.
Pengalaman internasional dan jam terbang tinggi menjadi nilai tambah. Hal ini membuka peluang bekerja di bandara besar luar negeri dengan gaji dan fasilitas yang lebih kompetitif.
Melihat tanggung jawab dan peluangnya, profesi marshaller tidak hanya soal mengarahkan pesawat. Di balik tugasnya, terdapat peran penting dalam menjaga keselamatan penerbangan sekaligus prospek karier yang menjanjikan.
(seo)




























