“Secara teknikal, IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan support di 8.922 dan resistance di 9.000 – 9.035,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Sementara pasar cenderung wait and see menantikan keputusan suku bunga The Fed yang diproyeksikan tetap di kisaran 3,5% – 3,75%. Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TEBE, HMSP, dan VKTR.
Yang amat jadi perhatian pasar, melansir Phintraco Sekuritas, MSCI mengumumkan pembekuan kepada beberapa indeks saham Indonesia sebagai langkah sementara dan berlaku segera, yang mencakup tidak menaikkan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham (Number of Shares/NOS) dalam indeks, tidak menambahkan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Index (IMI), tidak menaikkan klasifikasi saham dari Small Cap ke Standard atau segmen ukuran yang lebih tinggi.
MSCI menilai tingkat transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia masih belum memadai, terutama apabila penilaian hanya mengacu pada data kategorisasi pemegang saham dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Kebijakan sementara ini bertujuan mengurangi risiko turnover indeks dan masalah investability, sambil memberi waktu bagi otoritas pasar untuk melakukan perbaikan transparansi kepemilikan saham yang signifikan.
“Jika hingga Mei 2026 tidak ada kemajuan signifikan, MSCI akan meninjau ulang status aksesibilitas pasar Indonesia, yang berpotensi berujung pada penurunan bobot saham Indonesia di MSCI Emerging Markets Index, atau reklasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market,” mengutip paparan Phintraco. Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham TAPG, TKIM, SCMA, TPIA, dan INET.
CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan bahwa menguatnya Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas seperti minyak mentah, emas, timah serta CPO diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, berlanjutnya aksi jual investor asing dan pengumuman terbaru dari MSCI terkait pembekuan penyesuaian positif saham Indonesia diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.880 – 8.780 dan resist 9.080 – 9.180,” tulis riset CGS International. Dengan saham-saham pilihan versi CGS meliputi meliputi ENRG, JPFA, AVIA, EXCL, ISAT, dan BRMS.
Panin memproyeksikan IHSG akan melemah, didorong oleh volatilitas yang masih tinggi di global, melemahnya komoditas utama seperti nikel, tembaga, emas dan batubara, serta keluarnya dana asing pada perdagangan kemarin. “Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas. Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ENRG, CTRA, dan RAJA.
(fad)






























