Logo Bloomberg Technoz

Pada perdagangan terkini, harga emas logam mulia ukuran 1 gram di sejumlah toko telah menembus kisaran Rp3,35 juta hingga Rp3,4 juta per gram, level yang membuat sebagian masyarakat ragu, namun di sisi lain justru mendorong minat beli.

Bahkan tak jarang terpantau beberapa konsumen yang melakukan transaksi jual-beli emas atau sekadar bertanya kepada pemilik toko emas. 

Di salah satu toko emas, staf penjual bernama Ani (20) menyebut harga jual emas 1 gram di tokonya saat ini mencapai Rp3,4 juta, sementara harga pembelian kembali atau buyback berada di kisaran Rp2,8 juta per gram. 

Menurut dia, aktivitas transaksi relatif seimbang antara pembeli dan penjual, meskipun harga emas berada di level tinggi.

"Orang yang jual ada, yang beli juga ada, karena dia tahu emas itu makin lama makin naik, jarang turun [harganya]," kata Ani saat ditemui di tokonya, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, sebagian pembeli justru khawatir harga emas akan kembali naik jika menunda transaksi. Kondisi ini membuat emas tetap diburu meski nilainya sudah melonjak signifikan. 

"Dia [pembeli] takut nantinya kalau enggak beli sekarang, naik lagi harganya," jelasnya. 

Fenomena serupa juga terlihat di toko emas lainnya, yang mencatat harga jual emas logam mulia 1 gram di kisaran Rp3,35 juta, dengan harga buyback sekitar Rp2,61 juta per gram. Staf toko menyebutkan harga emas bahkan naik Rp34 ribu dibandingkan hari sebelumnya, setelah sempat melemah pada pekan lalu.

"Iya minggu lalu sempat turun [harga emas], hari ini malah naik terus," ungkap staf yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut. 

Menurut dia, lonjakan harga membuat sebagian konsumen memilih menjual emas untuk merealisasikan keuntungan, sementara lainnya tetap membeli untuk investasi jangka panjang. "Orang yang jual [emas] biasanya karena harga lagi tinggi atau memang lagi butuh uang. Kalau yang beli, kebanyakan buat investasi," katanya.

Di tengah harga yang kian mahal, penjual juga mengungkapkan pola pembelian yang menarik. Semakin besar gramasi emas yang dibeli, harga per gram justru lebih murah dibandingkan pembelian satuan kecil. Meski begitu, banyak juga pembeli awal yang tertarik untuk membeli emas memilih memulai dari gramasi kecil atau bahkan setengah gram, yang dibanderol sekitar Rp1,7 juta.

Dari sisi konsumen, harga tinggi tidak selalu menjadi penghalang. Ismi (46) warga Jakarta, mengaku masih tertarik membeli emas meski harganya terus naik. Ia menilai emas sebagai instrumen investasi yang relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi.

"Kalau ada uangnya tertarik banget. Orang makin tingi harganya," kata Ismi, yang mengaku pernah membeli emas sejak 2014 dan merasakan kenaikan nilai hingga berlipat ganda.

Bahkan sahabat Ismi, yakni Irma (56) saat ini lebih memilih mengalihkan aset emas yang dibelinya untuk ditabung di bullion bank. "Aku alihkan emas-emas yang kemarin kubeli, aku tabungkan ke BSI [tabungan emas]," ungkapnya pada kesempatan yang sama. 

Pandangan serupa disampaikan Meliana (28), karyawan swasta asal Depok, yang rutin membeli emas hampir setiap bulan. Ia menyebut emas sebagai caranya menjaga nilai uang agar tidak habis untuk konsumsi.

"Iya walaupun lagi naik pun [harganya] bakal tetep tertarik beli karena mau harga berapapun ya kalau kita simpan dalam jangka waktu 5 atau 10 tahun aja udah untung," tegasnya. 

Dengan kian meningkatnya harga emas ini, kian menegaskan posisi logam mulia sebagai aset lindung nilai yang tetap diminati, bahkan ketika harganya sudah berada di level tertinggi, seiring kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan ketidakpastian global.

Lonjakan harga emas dunia ikut mengerek harga emas Antam. Kemarin, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 4.934/troy ons. Melonjak 2,14% dari hari sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sepanjang masa.

Isu geopolitik menjadi pengungkit harga emas. Pasar menunggu respons Eropa atas ancaman pengenaan tarif bea masuk dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Emas adalah aset yang dipandang aman (safe haven asset). Saat situasi sedang berkecamuk, biasanya emas menjadi pilihan investor untuk mengamankan portofolio mereka.

(lav)

No more pages