Logo Bloomberg Technoz

Efek Konflik Timteng, ICP Februari Naik 6,8% Jadi US$68,79/Barel

Azura Yumna Ramadani Purnama
11 March 2026 14:40

dok. PT Pertamina Hulu Energi (PHE)
dok. PT Pertamina Hulu Energi (PHE)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) Februari 2026 senilai US$68,79/barel.

ICP periode Februari 2026 naik US$4,38/barel atau 6,8% dari periode bulan sebelumnya sebesar US$64,41/barel.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaiman menjelaskan kenaikan ICP dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang berkembang di pasar minyak global, termasuk ketegangan geopolitik di Timur Tengah.


Laode menyatakan meningkatnya risiko geopolitik berpotensi mengganggu pasokan minyak dunia.

Ketegangan geopolitik tersebut memicu berbagai respons kebijakan, aktivitas militer di “kawasan strategis, termasuk latihan militer di wilayah perairan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi jalur distribusi energi global," ujar Laode dalam keterangan tertulis, Rabu (11/3/2026).