Logo Bloomberg Technoz

Khudori menyebut kondisi tersebut membuat stok tetap berada di level tinggi, terlebih bantuan pangan disebut belum akan disalurkan pada Januari, melainkan baru pada pertengahan tahun. Situasi ini membuat beban stok masih berada di atas 3 juta ton pada awal tahun.

“Masih gede, masih gede. Bantuan pangan info yang saya dapat itu belum akan disalurkan di Januari, tapi nanti disalurkan di Juni. Artinya berat 3,2 juta ton itu masih besar,” tambahnya.

Di sisi lain, tekanan datang dari wilayah produksi. Menurut Khudori, panen di Sumatera Selatan dan Lampung sudah berlangsung dengan volume cukup besar, bahkan harga gabah di sejumlah wilayah dilaporkan berada di bawah harga pembelian pemerintah.

“Saya komunikasi dengan penggilingan besar di  Sumatera Selatan, di Lampung, yang 2 provinsi ini hari-hari ini lagi panen gitu. Panennya lumayan, . Dan di beberapa wilayah di 2 provinsi itu, itu harganya jatuh di bawah HPP.” katanya.

Jika fenomena harga di bawah HPP meluas dan mendapat sorotan publik, Khudori menilai pemerintah akan sulit menahan tekanan untuk segera menugaskan Bulog melakukan penyerapan besar-besaran. Namun langkah tersebut membuka pertanyaan lanjutan mengenai kesiapan infrastruktur penyimpanan.

“Pertanyaannya adalah, satu, disimpan di mana? Betul bahwa katanya Bulog itu memperbesar sewa gudang filial yang tahun lalu 1,5 juta ton, tahun ini katanya ditambahin menjadi kapasitasnya 2 juta ton. Tapi pertanyaan saya adalah, benarkah gudang-gudang filial itu, itu secara kualifikasi memang layak sebagai gudang?” tambahnya

Khudori menilai penugasan dengan target besar tanpa kesiapan gudang berisiko mempertaruhkan mutu beras, terutama karena sebagian stok disebut sudah berumur. Ia menyarankan pemerintah segera menyelesaikan persoalan stok lama agar ruang gerak Bulog lebih lincah menghadapi panen raya awal tahun.

“Menurut saya konsentrasi pemerintah sebaiknya segera, segera selesaikan 3,2 juta ton ini, supaya penugasan-pengugasan kepada Bulog itu, itu juga memudahkan Bulog untuk melakukan eksekusi.” katanya.

Memang, pemerintah punya upaya untuk memperbesar kapasitas penyimpanan dengan membangun  sekitar 100 unit gudang bulog baru dengan anggaran sebesar Rp5 triliun.

Namun gudang-gudang tersebut baru akan dibangun pada bulan ini dan  baru akan terealisasi pada semester II-2026 yang akan datang. Padahal, diperkirakan panen raya akan terjadi dalam 2 hingga 3 bulan mendatang. 

(ell)

No more pages