Sejak 2022, Invasi Rusia Tewaskan 15.000 Warga Sipil Ukraina
News
13 January 2026 07:00

Alex Wickham - Bloomberg News
Bloomberg, Rusia mempercepat serangannya terhadap warga sipil setelah Presiden Donald Trump memulai upaya untuk mengakhiri perang di Ukraina, berdasarkan penilaian komprehensif pertama tentang korban jiwa tahun 2025 yang dilakukan oleh pemerintah Eropa.
Sekitar 2.400 warga sipil Ukraina tewas dalam serangan Rusia pada 2025, dengan hampir 12.000 lainnya terluka, menurut analisis yang dilihat Bloomberg, yang belum dipublikasikan tetapi sesuai dengan data PBB yang diterbitkan pada Senin (12/1/2026). Angka ini menunjukkan peningkatan hampir 30% dibandingkan 2024.
Laporan pemerintah Eropa mencatat total korban tewas warga sipil Ukraina sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh pada Februari 2022 mencapai sekitar 15.000 orang, dengan lebih dari 40.000 orang terluka. Disebutkan juga bahwa 758 anak-anak Ukraina tewas dan 2.445 anak-anak lainnya terluka.
Meski laporan ini tidak memberikan informasi mengenai motif Kremlin, waktu kejadian menunjukkan bahwa skala serangan meningkat setiap kali pemerintahan Trump berusaha mendorong negosiasi perdamaian.
































