Logo Bloomberg Technoz

Kremlin belum menanggapi permintaan komentar.

Lebih dari 2.000 warga sipil meninggal tahun 2025 setelah Trump melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Maret. Saat itu, kedua pemimpin sepakat untuk memulai pembicaraan menuju gencatan senjata. 

Laporan itu menyebut Rusia melancarkan 40 serangan udara terbesar sepanjang perang pada bulan-bulan setelah para pejabatnya ikut serta dalam perundingan langsung pertama dengan Ukraina dalam tiga tahun pada Mei.

Pada paruh kedua tahun itu—terutama setelah Trump bertemu Putin pada Agustus di Anchorage, Alaska—Rusia menembakkan rata-rata 5.300 drone ke Ukraina setiap bulan. Jumlah ini lebih dari lima kali lipat rata-rata bulanan pada 2024.

Sejak laporan tentang rencana 28 poin yang disusun pejabat AS dan Rusia untuk mengakhiri perang terbit pada November, Rusia meluncurkan lebih dari 9.000 drone dan 350 rudal ke kota-kota Ukraina, menewaskan lebih dari 220 warga sipil.

Korban warga sipil Ukraina sejak invasi Rusia. (Bloomberg)

Menetapkan jumlah korban tewas dalam perang Rusia di Ukraina sulit dilakukan. Trump sendiri sering membuat klaim mengenai korban militer yang jauh lebih tinggi dari perkiraan lain.

Jumlah yang dihitung pemerintah Eropa sesuai dengan angka terbaru yang diterbitkan Misi Pemantauan PBB di Ukraina. Dilaporkan pada Senin bahwa 2.514 warga sipil tewas dan 12.142 terluka. Orang-orang lanjut usia paling terdampak karena banyak dari mereka tetap tinggal di desa-desa medan perang.

Pejabat Eropa mengatakan kepada Bloomberg, angka-angka tersebut merupakan bukti bahwa Putin tidak menganggap serius perundingan damai. Jumlah kematian tersebut juga menunjukkan bahwa pemimpin Rusia berusaha mendapatkan pengaruh lebih dalam negosiasi dengan memberi sinyal kesediaan untuk meningkatkan kekerasan dan melemahkan moral Ukraina.

(bbn)

No more pages