Logo Bloomberg Technoz

Protes Jepang ini terjadi di tengah memburuknya hubungan antara kedua negara akibat ucapan yang dibuat oleh Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi pada awal November. Kedua negara mengalami kebuntuan terkait pernyataan yang menyiratkan bahwa Jepang bisa mengerahkan militernya jika China menggunakan kekuatan untuk mencoba merebut Taiwan.

Kontroversi mengenai kapal pengeboran ini muncul setelah China pekan ini memutuskan untuk menerapkan kontrol ekspor baru dan melakukan investigasi anti-dumping terhadap Jepang.

Pada 2008, Jepang dan China mencapai kesepakatan untuk bersama-sama mengembangkan ladang gas di Laut China Timur, tetapi pembicaraan terhenti sejak saat itu. Kedua negara belum secara resmi menyepakati batas maritim, meningkatkan kemungkinan Beijing berusaha menguasai secara de facto wilayah laut yang semakin luas dengan mengklaim wilayah tersebut melalui struktur dan aktivitas ekonomi baru.

Kihara menegaskan bahwa Jepang dengan tegas mendesak implementasi kesepakatan sebelumnya. 

Juru bicara pemerintah juga mengatakan Jepang sedang menilai dampak penyelidikan anti-dumping baru China terhadap produksi dichlorosilane Jepang, bahan utama pembuatan cip. 

Saham perusahaan bahan pembuatan cip Jepang, termasuk Shin-Etsu Chemical Co dan Resonac Holdings Corp, amblas pada Kamis.

"Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai kebutuhan sambil bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang sedang diselidiki," beber Kihara.

(bbn)

No more pages