Logo Bloomberg Technoz

Lenovo, yang bermarkas di Beijing, mengumumkan hal ini dalam presentasi yang diadakan di Sphere, salah satu mata acara utama dalam pameran CES yang berlangsung seminggu.

Banyak raksasa teknologi lainnya, seperti Samsung Electronics Co. dan LG Electronics Inc., juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menekankan pentingnya AI sebagai fitur wajib dalam generasi berikutnya dari laptop, TV, ponsel, perangkat wearable, dan perangkat konsumen lainnya.

Selain platform AI, Lenovo memperkenalkan prototipe laptop Legion baru yang dilengkapi dengan layar yang dapat digulung ke samping untuk memberikan pengalaman layar lebih lebar.

Prototipe laptop Legion ini merupakan bagian dari rangkaian ide desain inovatif Lenovo, yang juga mencakup laptop lain dengan layar yang dapat diperluas. 

Lenovo Qira menjadi inti dari konsep kacamata AI Lenovo, yang akan beroperasi secara nirkabel dengan perangkat pintar terhubung dan menyediakan fitur seperti terjemahan langsung, pengenalan gambar, dan konteks.

Meskipun kacamata tersebut dipamerkan di acara media selama CES, kacamata tersebut belum berfungsi. Lenovo tidak membagikan banyak detail, kecuali bahwa bobot perangkat 45 gram, dilengkapi dengan kamera dan dua mikrofon, serta memproyeksikan informasi ke lensa. 

Daya tahan baterai Lenovo Qira diklaim mencapai d8 elapan jam, yang menempatkannya sejajar dengan kacamata pintar terbaru dari Meta Platforms Inc., pemimpin pasar di kategori ini.

Di acara yang sama, Motorola, anak perusahaan Lenovo, memperkenalkan ponsel lipat atau folding pertamanya yang dapat dibuka seperti buku, Razr Fold. Motorola juga memperkenalkan perangkat konsep baru berupa gadget wearable berbasis AI dengan kamera terintegrasi, yang diberi nama Project Maxwell. Perangkat ini juga akan berjalan di platform Qira, dengan fungsi yang direncanakan seperti terjemahan atau mengambil foto otomatis sepanjang hari untuk jurnal digital.

Konsep Lenovo Smart Sense Display akan menggunakan kamera untuk mendeteksi pengguna tertentu dan menyediakan pengaturan yang disesuaikan untuk masing-masing. Dengan kamera bawaan, perangkat ini akan mengidentifikasi postur yang buruk atau tanda-tanda kelelahan mata — secara efektif mengubah layar menjadi pelacak kesehatan yang tak terduga.

Pada Selasa pagi, merek aksesori gaming Razer Inc. — yang juga bukan pemain utama di bidang AI — mengumumkan pembaruan kecerdasan buatan mereka sendiri, memperkenalkan serangkaian produk baru untuk gamer, konsumen, dan pengembang perangkat lunak. Perusahaan berencana untuk menginvestasikan lebih dari US$600 juta dalam kecerdasan buatan (AI) dalam dua tahun ke depan, kata Chief Executive Officer Min-Liang Tan dalam sebuah wawancara.

(bbn)

No more pages