Logo Bloomberg Technoz

Ia menegaskan, upaya pencegahan ini menjadi bagian penting dalam melindungi kelompok yang paling berisiko.

Selain vaksinasi, Aji mengingatkan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini mencakup konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, serta melakukan aktivitas fisik secara teratur.

“Kebiasaan sederhana seperti rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan diri, dan menerapkan pola hidup sehat sangat berperan dalam mencegah penularan penyakit,” ujarnya.

Aji juga mengimbau masyarakat yang sedang mengalami gejala flu untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah. Menurutnya, hal ini penting untuk mencegah penularan kepada orang lain, terutama kelompok rentan.

“Jika sedang sakit flu, sebaiknya beristirahat di rumah, menerapkan etiket batuk dan pilek, serta menggunakan masker. Apabila kondisi memburuk, segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” tutur Aji.

Ia berharap, dengan kedisiplinan masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mengikuti anjuran pencegahan, risiko penyebaran superflu dapat ditekan dan tidak menimbulkan dampak serius bagi kesehatan publik.

Hingga saat ini, Aji menekankan data Super Flu masih mengacu pada akhir Desember 2025 yakni  62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di Indonesia. Terdapat  juga delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat yang menyasar kelompok perempuan dan anak.

(dec/spt)

No more pages