Logo Bloomberg Technoz

Evaluasi Longsor Grasberg Kelar, Freeport Tunggu Reparasi Tambang

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 January 2026 13:00

Evakuasi longsor di tambang Grasberg Block Cave milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua Tengah, Kamis (11/9/2025) malam. (dok. Freeport Indonesia)
Evakuasi longsor di tambang Grasberg Block Cave milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua Tengah, Kamis (11/9/2025) malam. (dok. Freeport Indonesia)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan evaluasi longsor di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) sudah rampung dilakukan. Saat ini, PT Freeport Indonesia (PTFI) sedang melakukan perbaikan tambang sebelum kembali beroperasi.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menyatakan kondisi pascabencana di GBC memang tidak memungkinkan Freeport untuk melakukan operasional di tambang tembaga bawah tanah tersebut.

Walhasil, meskipun evaluasi insiden tersebut sudah rampung, perseroan masih memerlukan waktu untuk memperbaiki tambang.


“Evaluasi untuk Freeport yang longsor sampai sekarang sudah sebetulnya, tetapi terkait dengan penyelesaiannya kan dia enggak bisa menambang di situ kan sampai saat ini. Gitu. Enggak memungkinkan untuk menambang,” kata Tri kepada di kawasan Jakarta Selatan, dikutip Selasa (6/1/2026).

Evakuasi longsor di tambang Grasberg Block Cave milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua Tengah, Kamis (11/9/2025) malam. (dok. Freeport Indonesia)

Sebagai informasi, VP Corporate Communications Freeport Indonesia Katri Krisnati menargetkan smelter katoda tembaga PTFI di Manyar, Gresik, Jawa Timur bisa beroperasi pada kuartal II-2026.