Logo Bloomberg Technoz

Nilai Tambah Industri Tertahan Imbas Banjir Sumatra Capai Rp15T

Merinda Faradianti
02 January 2026 18:00

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang usai pembekalan calon menteri di Hambalang, Rabu (16/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang usai pembekalan calon menteri di Hambalang, Rabu (16/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra telah memberikan dampak termasuk aktivitas industri, khususnya industri kecil dan menengah (IKM). 

Katanya, dampak banjir di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat ini diperkirakan menahan nilai tambah manufaktur nasional pada kisaran Rp11–15 triliun.

Nilai tersebut merupakan nilai tambah yang hilang atau tertunda sementara, bukan kerusakan permanen terhadap kapasitas industri nasional. 


"Hingga 30 Desember 2025, dampak paling besar pada sektor IKM terjadi di Aceh dengan 1.647 industri terdampak, diikuti Sumatra Barat sebanyak 367 industri, dan Sumatra Utara sebanyak 52 industri," kata dia dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, dampak bencana terhadap sektor industri secara umum tidak hanya disebabkan oleh kerusakan fisik fasilitas produksi, tetapi lebih banyak dipicu oleh gangguan sistemik pada rantai pasok dan logistik.