Logo Bloomberg Technoz

Lebih lanjut, konsumsi BBM jenis solar diprediksi turun 7,6% dibandingkan dengan realisasi normal. Sementara itu, permintaan avtur diprediksi mengalami kenaikan sebesar 5,2% dan permintaan minyak tanah atau kerosene diestimasikan naik 4,3% dari periode normal.

Stok LPG

Di lain sisi, konsumsi gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) diprediksi naik sekitar 7,2% dari rata-rata penyaluran normal. Erika mengungkapkan ketahanan pasokan LPG nasional tercatat berada di 12 hari.

Dia menyampaikan bahwa DItjen Migas ESDM dan Pertamina menyiagakan 40 terminal LPG, 736  Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), dan 6.634 agen LPG.

“Kondisi stok LPG dipertahankan tetap stabil dan disiapkan agen dan pangkalan LPG siaga 24 jam khususnya untuk wilayah dengan demand tinggi,” ucap Erika.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) membeberkan ketahanan stok gas minyak cair 3 Kg mencapai 13 hari menjelang libur panjang Nataru 2026. Sementara itu, ketahanan stok BBM mencapai 13—22 hari.

Berdasarkan data per 25 November 2025, ketahanan stok Pertalite sekitar 17 hari, Pertamax 22 hari, Pertamax Turbo 13 hari, Pertamina Dex 15 hari, Solar 14 hari, dan avtur 25 hari.

“Kami mencoba memenuhi kebutuhan dari sisi ketahanan stok supaya ketersediaan dalam hitungan harian itu kemudian bisa disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Corporate Secretary PPN Roberth MV Dumatubun dalam taklimat media di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025).

Roberth memproyeksikan konsumsi LPG meningkat sekitar 3,3% pada momen Nataru jika dibandingkan dengan momen normal, sementara avtur diprediksi meningkat 2,4% dibandingkan dengan periode normal.

Sementara itu, produk benin seperti Pertamax, Pertalite, hingga Pertamax Turbo diprediksi meningkat 6,2% dari periode normal. Di sisi lain, produk solar diprediksi mengalami penurunan konsumsi sekitar 2,8%.

Dalam kesempatan yang sama, Pjs. Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Milla Suciyani menyatakan stok minyak mentah atau crude oil di kilang Pertamina tahan untuk 15 hari.

Mila menyatakan pada November 2025 KPI berencana memproduks solar sebesar 10,7 juta barel, sedangkan bensin sebesar 8 juta barel. Lalu, avtur sekitar 2,2 juta barel.

“Nah pada Desember ini, kita ada peningkatan untuk jenis gas oil, diesel itu sekitar 11,5 juta barel. Untuk produksi gasoline dan avtur kurang lebih masih di angka yang relatif sama,” kata Mila dalam kesempatan yang sama.

(azr/wdh)

No more pages