Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan kunjungan Kepala Negara ingin memberikan dorongan moril kepada masyarakat yang terkena dampak bencana sekaligus memastikan proses penangan untuk dipercepat.
Menurutnya, pemerintah mulai menyiapkan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi dalam hitungan bulan ke depan, termasuk pendataan rumah rusak berat, sedang, dan ringan.
"Jadi dari 52 kabupaten kota yang terdampak, sudah kita inventarisir tanah-tanah negara maupun tanah-tanah yang saat ini pengelolaannya diserahkan kepada pihak-pihak tertentu untuk nantinya juga akan dialokasikan sebagai titik-titik relokasi dari saudara-saudara kita yang kemarin berdampak," ucapnya.
Dia juga menegaskan pemerintah akan bergerak secepat mungkin dalam menuntaskan penanganan darurat hingga relokasi warga. Prasetyo turut mengapresiasi dukungan TNI, Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat luas dalam penanganan bencana banjir.
(dhf)































