Logo Bloomberg Technoz

“Jadi langkah pertama yang kita lakukan adalah bagaimana percepatan untuk aliran listrik bisa nyala,” ucap Bahlil.

Pasokan BBM

Terpisah, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan kementeriannya turut berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) untuk menyiapkan langkah pemenuhan stok di tiga provinsi yang terkena banjir tersebut.

Dia menyatakan Kementerian ESDM meminta Pertamina untuk memastikan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tidak terdampak banjir di wilayah tersebut untuk tetap beroperasi melayani kebutuhan masyarakat.

“Kita juga memastikan untuk SPBU yang ada ini yang bisa dilayani itu akan tetap didistribusikan oleh teman-teman yang ada di Pertamina Patra Niaga,” kata Yuliot kepada awak media, di Kementerian ESDM, Jumat (28/11/2025).

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data sementara dampak bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi di tiga provinsi pada Pulau Sumatra yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bencana terjadi usai terjadi hujan lebat dengan durasi panjang dalam kurun 2-3 hari belakangan.

Pada Provinsi Aceh, BNPB mencatat terjadi banjir bandang di Kota Lhokseumawe yang menyebabkan sekitar 100 kepala keluarga mengungsi ke lokasi aman.

Di Aceh Barat, banjir berdampak pada 183 kepala keluarga, dengan 33 kepala keluarga mengungsi. Sebanyak 183 unit rumah terendam, satu kantor camat terdampak, dua akses jalan tidak berfungsi normal, dan pendataan lanjutan masih berlangsung karena sejumlah lokasi sulit dijangkau.

Di Aceh Timur, 7.972 kepala keluarga atau 29.706 jiwa terdampak, serta 920 KK atau 2.456 jiwa mengungsi.

Data Dampak Banjir di 3 Provinsi Sumatra (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Sebanyak 7.972 unit rumah terendam, dua rumah rusak berat, satu rusak sedang, dua fasilitas ibadah, tiga fasilitas pendidikan, dua akses jalan terputus, satu jembatan rusak, dan lahan persawahan serta satu kedai turut terdampak.

Di Aceh Singkil, 6.579 KK atau 25.827 jiwa terdampak, dan 684 KK mengungsi. Sekitar 6.000 unit rumah terendam, sejumlah fasilitas pendidikan, ibadah, kesehatan, serta jaringan jalan rusak. Sebagian akses transportasi terputus dan beberapa titik longsor masih dalam penanganan.

Sumatra Utara turut mengalami dampak besar, termasuk banjir bandang Humbang Hasundutan yang menimbulkan 5 korban meninggal, 4 hilang, 7 luka berat, dan 2 luka ringan, serta 6 rumah rusak berat dan satu jalan utama tertutup material.

Di wilayah lain seperti Deli Serdang, 427 KK atau 1.618 jiwa terdampak dan 814 jiwa mengungsi. Sementara di Pakpak Bharat, 1 korban meninggal, dua rumah rusak berat, dan satu akses jalan rusak.

Bencana di Tapanuli Tengah menyebabkan 4 korban meninggal, 1.902 KK terdampak, serta 1.902 unit rumah terdampak.

Bencana di Tapanuli Selatan menyebabkan 15 jiwa meninggal, 58 luka-luka, sekitar 3.000 KK mengungsi, serta kerusakan 330 rumah dan sejumlah fasilitas.

Bencana di Padang Sidempuan menyebabkan 240 KK atau 870 jiwa terdampak dan 240 rumah terdampak, sementara Mandailing Natal mencatat 776 KK terdampak, 14 rumah rusak berat, satu fasilitas pendidikan, satu jembatan rusak, dan 85 hektare lahan pertanian terendam.

Di Sumatra Barat, hujan mengguyur Kota Padang yang memicu bencana hidrometeorologi basah pada beberapa titik di wilayah kota. Arus banjir dengan volume debit air besar menerjang sejumlah rumah yang berada di bantaran Sungai Minturun.

Material batang pohon dan lumpur merusak rumah warga di Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padang.

BNPB mencatat ada empat warga meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Beberapa rumah mengalami kerusakan.

Selain itu, jembatan penghubung di Koto Luar, Kecamatan Pauh, Kota Padang, juga putus akibat struktur jembatan yang dihantam material yang hanyut terbawa arus banjir.

(azr/naw)

No more pages