Logo Bloomberg Technoz

Pembangkit angin kembali turun di bawah 5 gigawatt pada Rabu, sementara suhu di Berlin diperkirakan merosot hingga -3°C.

Penurunan itu mendorong proyeksi permintaan listrik Jerman ke rata-rata 64 gigawatt, hampir 2 gigawatt lebih tinggi dibandingkan Selasa, menurut perkiraan Bloomberg.

Jerman menghadapi kekurangan kapasitas pembangkit fleksibel yang dapat menjadi cadangan ketika produksi angin melemah.

Pemerintah berencana membangun pembangkit gas baru, namun kapasitas tersebut kemungkinan tidak cukup menggantikan pembangkit batu bara yang akan ditutup, menurut BloombergNEF.

Lonjakan harga ini menyoroti betapa cepatnya sistem kelistrikan Eropa mengetat ketika cuaca membeku bersamaan dengan meredupnya pembangkit angin dan surya, kombinasi yang memaksa jaringan kembali mengandalkan bahan bakar fosil sehingga mendorong harga naik.

Di Inggris, harga day-ahead untuk pengiriman Rabu kembali naik, menetap di atas £100 per megawatt-hour.

Hal ini terjadi ketika output pembangkit gas meningkat ke level tertinggi dalam lebih dari sebulan, sementara suhu mendekati nol derajat di London turut mengerek permintaan impor listrik.

Irlandia, yang bergantung pada interkonektor Inggris untuk sebagian pasokannya, mengeluarkan peringatan margin melalui operator pasar SEMO.

Harga listrik day-ahead Irlandia untuk Rabu ditetapkan di €276, lebih dari dua kali lipat rata-rata tahun ini dan tertinggi sejak Desember 2024.

(bbn)

No more pages