Google Kembali Diduga Langgar Aturan Persaingan Usaha di Eropa
News
13 November 2025 15:45

Shona Ghosh–Bloomberg News
Bloomberg, Google, anak perusahaan Alphabet Inc., menghadapi penyelidikan persaingan usaha baru di Eropa terkait cara mereka menentukan peringkat outlet berita dalam hasil pencariannya, seperti dilaporkan Financial Times, mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya.
Komisi Eropa berencana menyelidiki klaim bahwa Google menurunkan peringkat publisher yang menampilkan konten promosi berbayar, seperti artikel bersponsor. Penyelidikan ini akan dilakukan berdasarkan Undang-Undang Pasar Digital (Digital Markets Act/DMA).
Google telah menjadi subjek puluhan penyelidikan antitrust secara global, yang meneliti apakah perusahaan tersebut menyalahgunakan dominasi pasarnya dalam pencarian, periklanan, dan ekosistem seluler.
DMA memberikan kewenangan luas kepada regulator UE atas platform digital yang ditetapkan sebagai gatekeeper. Platform-platform ini harus mematuhi serangkaian aturan untuk memastikan pesaing dan mitra diperlakukan secara adil.




























