Juru bicara IOC belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Bloomberg.
Pola pembelian minyak oleh kilang India menjadi sorotan sejak Presiden AS Donald Trump awal tahun ini menekan India untuk memangkas secara signifikan, atau bahkan menghentikan, pembelian minyak dari Rusia.
Pelaku pasar juga terus mencermati langkah pembeli India, yang sebelumnya menjadi importir terbesar ekspor minyak Rusia lewat laut, dalam merespons sanksi terbaru terhadap dua produsen besar Rusia, Rosneft PJSC dan Lukoil PJSC.
Awal pekan ini, Bloomberg melaporkan bahwa lima dari tujuh kilang utama India, termasuk Reliance Industries, tidak mengajukan pesanan minyak Rusia untuk pengiriman bulan depan.
Namun, IOC dan Nayara Energy Ltd. yang terafiliasi dengan Rosneft masih melakukan pembelian untuk periode tersebut.
(bbn)




























