Logo Bloomberg Technoz

BPOM Kunjungi China, Kerja Sama Vaksin hingga Bio Manufaktur

Dovana Hasiana
09 November 2025 17:00

Kepala BPOM Taruna Ikrar. (Sumber: BPOM)
Kepala BPOM Taruna Ikrar. (Sumber: BPOM)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar memimpin delegasi Indonesia dalam pertemuan dengan Tianjin Medical Products Administration (TJMPA) dan salah satu perusahaan bioteknologi dan vaksin asal China, CanSino Biologics Inc pada pertengahan pekan ini.

Dalam sambutannya, Taruna menyampaikan pertemuan ini menekankan pentingnya kemitraan ilmiah dan regulasi antara Indonesia dan China, khususnya dalam mempercepat ketersediaan vaksin yang aman dan berkualitas, serta membangun kapasitas bio manufaktur yang berkelanjutan.

"Dalam kesempatan tersebut, TJMPA memaparkan kerangka regulasi pendaftaran obat di China serta peran otoritas provinsi dalam pengawasan obat dan vaksin," ujar Taruna dalam siaran pers, dikutip Minggu (9/11/2025). 


Sementara, dalam sesi diskusi, CanSinoBIO menyampaikan perkembangan kerja sama dengan mitra Indonesia, termasuk proyek vaksin inhalasi tuberkulosis berbasis vektor adenovirus tipe 5 dan vaksin konjugat meningokokus tetravalen, serta kemajuan dalam penelitian klinis, pendaftaran, dan alih teknologi.

Selanjutnya, topik paparan Taruna secara spesifik membahas mengenai oversight of PCV13 technology transfer and development of inhaled TB Vaccine. Salah satu capaian penting hasil kolaborasi antara CanSino Biologics dan salah satu industri farmasi Indonesia, PT Etana Biotechnologies, adalah produksi lokal vaksin Pneucia13 (PCV13).