Presiden Volodymyr Zelenskiy melalui media sosial mengklaim Rusia menembakkan lebih dari 450 drone serang dan 45 rudal dalam serangan terbaru ini. Dia lantas mendesak sekutu untuk menjatuhkan sanksi yang lebih kuat terhadap Rusia guna mengurangi kemampuannya untuk melanjutkan perang.
Over the course of the night, Ukraine’s Defense Forces neutralized more than 400 drones, which is a significant result – achieved by our unmanned systems units, army aviation, and mobile fire groups. Electronic warfare did its job.
— Volodymyr Zelenskyy / Володимир Зеленський (@ZelenskyyUa) November 8, 2025
Some of the missiles were also shot down –… pic.twitter.com/hTFVM2SvIK
Angkatan udara Ukraina mengungkap bahwa rudal, drone, dan puing-puing menghantam hampir 30 lokasi di seluruh negara tersebut.
Pasukan Kremlin terus melancarkan serangan berulang terhadap infrastruktur energi Ukraina menjelang musim dingin, sehingga menyebabkan pemadaman yang meluas pada pembangkit gas, pemanas, dan listrik.
CEO Naftogaz Ukraina, Sergii Koretskyi mengatakan serangan terbaru ini merupakan yang kesembilan kali terhadap infrastruktur gas sipil sejak awal Oktober, seraya menambahkan bahwa satu karyawannya terluka.
Gubernur lokal Volodymyr Kohut menyebut Rusia menargetkan fasilitas energi di wilayah Poltava semalam. Kota Kremenchuk kehabisan pasokan listrik, air, dan sebagian pemanas. Tiga orang tewas dan 12 luka-luka akibat serangan terhadap kompleks apartemen di Dnipro, kota terbesar keempat di Ukraina.
Gubernur regional Oleh Kiper menambahkan bahwa sebuah drone juga merusak fasilitas energi di bagian selatan wilayah Odesa pada Jumat malam waktu setempat.
Secara terpisah, badan pengawas nuklir PBB menyatakan dua pembangkit listrik yang beroperasi, Khmelnitskyy dan Rivne, terpaksa mengurangi produksi listrik setelah gardu induk listrik yang penting bagi keamanan nuklir digempur.
Nuclear safety and security in Ukraine remains extremely precarious during the military conflict.
— IAEA - International Atomic Energy Agency ⚛️ (@iaeaorg) November 8, 2025
Two operating NPPs - Khmelnitskyy and Rivne - had to reduce electricity output after overnight attack on electrical substation critical for nuclear safety.
DG @RafaelMGrossi… pic.twitter.com/mxc65Xd9Cy
Ukraina telah meningkatkan serangan terhadap fasilitas minyak dan gas, banyak di antaranya jauh di dalam wilayah Rusia, sebagai balasan atas serangan Moskwa baru-baru ini.
Dalam pesan di Telegram, Gubernur Andrey Bocharov mengungkap serangan drone Ukraina menyebabkan sebagian wilayah Volgograd tanpa listrik semalaman. Kilang minyak Volgograd juga diserang oleh drone awal pekan ini.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa 79 drone berhasil dicegat di sepuluh wilayah dalam semalam.
(bbn)






























