Logo Bloomberg Technoz

DPR Minta Kemenparekraf Audit Program Insentif Film Nasional

Dinda Decembria
07 November 2025 07:45

Ilustrasi studio bioskop. (Photo by Tima Miroshnichenko via pexels.com)
Ilustrasi studio bioskop. (Photo by Tima Miroshnichenko via pexels.com)

Bloomberg Technoz, Jakarta -Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai NasDem, Yoyok Riyo Sudibyo, meminta Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) untuk mengaudit program insentif film nasional. Ia menilai selama ini kebijakan tersebut tidak transparan dan lebih banyak dinikmati kelompok tertentu di industri film.

“Saya mau tanya Pak Menteri, mohon izin. Ada enggak kebijakan intensifkan tentang perfilman? Buka, Pak, siapa yang nerima itu. Saya kepengin tahu siapa yang menikmatinya. Lima tahun terakhir siapa yang dapat itu?” ujar Yoyok dalam rapat dengar  dikutip dari YouTube DPR RI, Kamis (6/11).

Ia juga menyinggung kondisi keuangan Kemenekraf yang disebut sangat terbatas. “Saya tahu Pak Menteri enggak punya duit, kecil sekali anggarannya. Tapi ini tugas Bapak nanti, biayai teman-teman kami di daerah yang punya kreativitas,” kata Yoyok.


Ia juga menekankan pentingnya audit menyeluruh terhadap sistem insentif film nasional agar tidak hanya dinikmati rumah produksi besar. “Saya minta tolong siapa yang bisa mengaudit itu. Audit, Pak. Karena teman-teman kami di daerah ini seperti dibampetin saja,” katanya.

Yoyok menambahkan, dukungan pemerintah terhadap sineas daerah perlu diperkuat agar kreativitas lokal bisa menembus layar lebar. “Kalau PH besar terus yang dibiayai, ya yang kecil enggak akan tumbuh. Tolong redam dulu yang besar-besar itu sampai yang kecil bisa ikut masuk layar lebar,” ujarnya.