Harga Minyak Drop, Terbebani Keperkasaan Dolar-Kelebihan Pasokan
Rosmayanti
31 October 2025 08:33

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga minyak melemah pada Jumat (31/10/2025), menuju penurunan bulanan ketiga berturut-turut. Pasalnya, keperkasaan dolar membatasi kenaikan harga komoditas, sementara peningkatan pasokan dari produsen utama global mengimbangi dampak sanksi Barat terhadap ekspor Rusia.
Harga minyak berjangka Brent turun 0,47% menjadi US$64,07 per barel pada pukul 08.28 WIB, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS di level $60,30 per barel, melemah 0,43%.
"Keperkasaan dolar AS menekan minat investor di seluruh kompleks komoditas," kata analis ANZ dalam catatannya, dilansir dari Reuters.
Dolar AS menguat setelah Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell pada Rabu menegaskan bahwa penurunan suku bunga pada Desember tidak pasti.
Baik Brent maupun WTI diperkirakan akan jatuh sekitar 3% pada Oktober karena peningkatan pasokan diperkirakan akan melebihi pertumbuhan permintaan tahun ini. Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen utama non-OPEC meningkatkan produksi guna merebut pangsa pasar.






























