Logo Bloomberg Technoz

Langkah Strategis Mendikdasmen Lulusan SMK Siap Kerja ke Jepang

Muhammad Fikri
29 October 2025 15:00

Mendikdasmen Abdul Mu'ti di SDN 02 Cideng Pagi, Jakarta, Senin (4/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Mendikdasmen Abdul Mu'ti di SDN 02 Cideng Pagi, Jakarta, Senin (4/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengungkapkan empat strategi fundamental yang sedang digalakkan untuk memastikan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) siap kerja, termasuk membuka keran peluang ke pasar tenaga kerja global seperti Jepang dan Taiwan.

Mu’ti menyoroti perlunya terobosan untuk mengubah stigma sosial lulusan SMK, yang terkadang dianggap secara intelektual di bawah rata-rata. Dengan strategi yang telah berjalan setahun terakhir, orientasi SMK kini diperluas, tidak hanya untuk bekerja (B), tetapi juga melanjutkan pendidikan (M) atau berwirausaha (W), atau dikenal sebagai MWB.

"Kami sudah coba berbagai macam terobosan dan ini bukan akan ya, sudah berjalan," tegas Mu’ti dalam wawancara di Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2025, Selasa (28/10/2025)


Empat strategi kunci Mendikdasmen untuk memacu kesiapan kerja lulusan SMK adalah:

1. Program SMK 4 Tahun: Matangkan Kesiapan Kerja