Logo Bloomberg Technoz

Okki menambahkan, pada tahun ini BNI memperoleh tambahan kuota penyaluran KPR subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah. 

Kuota tersebut meningkat signifikan dari 10.750 unit menjadi 25.000 unit, yang mencerminkan kepercayaan tinggi pemerintah terhadap konsistensi BNI dalam mendukung program perumahan nasional.

“Peningkatan kuota ini menjadi bukti kepercayaan pemerintah terhadap kinerja BNI dalam penyaluran pembiayaan perumahan bersubsidi. Kami akan terus menjaga komitmen untuk menyalurkan pembiayaan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Okki.

Dengan dukungan 1.776 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia serta kerja sama dengan ribuan pengembang (developer) yang memiliki unit siap huni (ready stock), BNI optimistis dapat mengoptimalkan penyaluran KPR subsidi hingga akhir tahun.

Okki menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pengembang menjadi kunci utama keberhasilan program perumahan nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perbankan, dan pengembang, kami yakin program perumahan rakyat dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

(rtd)

No more pages