Logo Bloomberg Technoz

Bahlil: RI Akan Pangkas Ekspor CPO demi Sokong B50 pada 2026

Artha Adventy
09 October 2025 17:52

Palm fruits in Johor, Malaysia./Bloomberg-Aparna Nori
Palm fruits in Johor, Malaysia./Bloomberg-Aparna Nori

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berencana memangkas ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) guna mencukupi kebutuhan bahan baku biodiesel B50. 

Potensi pemangkasan ekspor CPO tersebut merupakan salah satu dari tiga strategi yang akan ditempuh pemerintah dalam mencukupi pasokan bahan baku B50, yang mandatorinya tetap dijadwalkan berlaku pada 2026.

“Memang pasti otomatis kuota ekspor [CPO] kita akan makin berkurang. Mengurangi kuota ekspor,” ujarnya kepada awak media, Kamis (9/10/2025).


Selain memangkas ekspor CPO, dua strategi lain yang akan dilakukan pemerintah adalah melakukan intensifikasi lahan-lahan perkebunan kelapa sawit dan pembukaan lahan baru.

“Ada tiga cara; intensifikasi lahan, membuka lahan baru, dan mengurangi ekspor. Namun, kalau intensifikasi dan pembukaan lahan itu [berjalan] bagus, ya tidak perlu mengurangi ekspor,” terang Bahlil.

Perkebunankelapa sawit./Bloomberg-Ivan Valencia