ICA CEPA Berpotensi Kerek Perdagangan RI Dua Kali Lipat
Merinda Faradianti
29 September 2025 12:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia dan Kanada resmi menandatangani kesepakatan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (Indonesia-Canada CEPA) pekan lalu. Terkait dengan hal ini, menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut kerja sama dagang komprehensif pertama Indonesia dengan negara di kawasan Amerika Utara ini dapat menggandakan keuntungan total perdagangan RI sebelumnya.
"Dengan Kanada total trade kita US$3,5 miliar. Harapan kita, bisa dua kali lipat ya setelah implementasi ini berjalan," katanya dalam Strategic Forum Indonesia-Canada CEPA - Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) di Kementerian Perdagangan, Senin (29/8/2025).
Budi Santoso menyebut, perjanjian dagang komprehensif tersebut menjadi tonggak Indonesia dalam memperkuat posisi perdagangan di kancah global di tengah kondisi geopolitik perdagangan dunia saat ini.
"Biar [implementasi perjanjian dagang] 100%, maka sekarang kita sudah mulai mengerjakan penerbitan SKA [surat keterangan asal] preferensi itu menjadi otomatis. Jadi pengusaha pun nanti tahu tarifnya," tambahnya.
Berdasarkan catatan Kemendag, pada Januari-Juli 2025, total perdagangan Indonesia dan Kanada mencapai US$2,72 miliar, naik sekitar 30% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$2,09 miliar.






























