Rerata harga Cabai Merah Keriting tingkat produsen di Provinsi Sulawesi Utara dan Kalimantan Selatan terpantau masih dalam rentang HAP di produsen yang di kisaran Rp 22.000 sampai 29.600 per kilogram (kg). Untuk itu, Bapanas mengimbau kepada pemerintah daerah yang mengalami fluktuasi harga Cabai Merah Keriting di tingkat konsumen yang sudah meninggi, dapat segera mengaktifkan pola kerja sama antardaerah.
Sementara itu, harga cabai rawit merah secara nasional berada di level Rp45.365 per kg. Angka ini turun 20,41% dibandingkan HAP nasional yang ditetapkan pada kisaran Rp40.000 hingga Rp57.000 per kg.
Untuk produk hortikultura lainnya, yakni bawang merah, harganya secara nasional turun tipis sebesar Rp39.468 per kg, atau 4,9% dibandingkan HAP nasional di kisaran Rp36.500 hingga Rp41.500 per kg.
Harga rata-rata nasional bawang putih bonggol tercatat sebesar Rp36.863 per kg, atau turun 7,84% lebih rendah dari HAP nasional senilai Rp38.000 hingga Rp40.000 per kg.
Harga Pangan Lainnya
Sementara itu, harga rata-rata beras premium di tingkat konsumen mencapai Rp16.031/kg secara nasional. Angka tersebut naik 7,59% dari HET nasional beras premium yang dipatok sebesar Rp14.900/kg.
Kenaikan harga beras premium terjadi di semua wilayah, di zona 1 senilai Rp15.374/kg, zona 2 senilai Rp16.429/kg, dan zona 3 senilai Rp17.889/kg. Adapun HET beras premium di zona 1 adalah Rp14.900/kg, zona 2 senilai Rp15.400/kg, dan zona 3 senilai Rp15.800/kg.
Sementara itu, harga beras medium mulai menunjukkan penurunan di sejumlah wilayah. Namun secara rata-rata nasional naik tipis menjadi Rp13.656/kg. Harga beras tersebut naik 1,16% dari HET nasional yang ada di level Rp12.500/kg.
Harga rata-rata beras medium di zona 1 dibanderol Rp13.265/kg, zona 2 senilai Rp13.840/kg, dan zona 3 senilai Rp16.139/kg.
Harga rata-rata beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) atau beras Bulog turun tipis sebesar 0,63% dari HET nasional Rp12.500/kg menjadi Rp12.421/kg di tingkat konsumen.
Harga rata-rata beras SPHP di semua wilayah kompak di bawah HET. Secara terperinci, beras SPHP di zona 1 adalah Rp12.188/kg, zona 2 senilai Rp12.781/kg, dan zona 3 senilai Rp13.500/kg.
Daging ayam ras secara nasional dibanderol Rp38.744 per kg, atau lebih rendah 3,14% dibandingkan HAP nasional sebesar Rp40.000 per kg.
Telur ayam ras dijual dengan harga rata-rata nasional sebesar Rp30.313 per kg, 1,04% di atas HAP nasional sebesar Rp30.000 per kg.
Daging sapi murni tercatat seharga Rp135.355 per kg secara nasional, lebih rendah 3,32% dari HAP nasional sebesar Rp140.000 per kg.
Gula konsumsi dijual dengan harga rata-rata nasional sebesar Rp18.050 per kg, lebih tinggi 3,14% dibandingkan HAP nasional senilai Rp17.500 per kg.
Minyak goreng curah masih belum menunjukkan penurunan harga. Secara nasional, harga rata-rata berada pada angka Rp17.285 per liter, atau lebih tinggi 10,1% dibandingkan HET Minyakita yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.
(ell)





























