Bank Syariah Indonesia (BRIS) Tertekan, Target Saham Minus 16%
Redaksi
23 September 2025 15:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Analis menurunkan target harga saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). Sejumlah tantangan bisa menjadi perhatian pelaku pasar dan menahan laju harga saham perseroan.
Pada Selasa (23/9/2025) pukul 14:27 WIB, harga saham BRIS berada di Rp 2.680. Dalam sebulan terakhir, harga turun 2,55% dan sepanjang 2025 berkurang 3,6%.
CGS International Sekuritas Indonesia pun menurunkan target harga BRIS. Kini, target harga saham perseroan dipasang Rp 3.100. Turun lumayan jauh dari target sebelumnya yaitu Rp 3.700. Artinya, terjadi pemangkasan lebih dari 16%.
“Saat bisnis emas BRIS terus mendapatkan momentum, kami menilai bank kemungkinan akan mengambil pendekatan yang lebih konservatif dalam mengembangkan segmen kredit konsumer lainnya (payroll, Kredit Pemilikan Rumah/KPR, kredit kendaraan) karena adanya tanda-tanda penurunan kualitas aset di industri. Namun melihat tren industri terbaru, kami memperkirakan pertumbuhan kredit BRIS sedikit lebih rendah yaitu 14% year-on-year pada 2025 dan 2026,” sebut riset CGS.
Sebelumnya, CGS memperkirakan penyaluran kredit BRIS naik 17% pada 2025 dan 15% untuk 2026. Artinya, ada kemungkinan penyaluran kredit BRIS berada di batas bawah panduan 14-16%.


























