RI Incar 12% Saham Freeport, Setoran Dividen Diramal Naik 25%
Azura Yumna Ramadani Purnama
23 September 2025 07:50

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) memprediksi keuntungan negara dari dividen yang dibagikan PT Freeport Indonesia (PTFI) berpotensi meningkat sekitar 25% jika pemerintah melalui melalui holding BUMN tambang, PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID), menambah kepemilikan saham sebesar 12% menjadi sekitar 63,2%.
Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy menjelaskan pemerintah saat ini memiliki 51% saham Freeport, penambahan 12% saham akan membuat kepemilikan naik menjadi 63%. Jika dibandingkan dengan kepemilikan awal, tambahan 12% saham itu setara dengan kenaikan sekitar 25%.
Menurut Sudirman, pada 2024 Freeport membukukan laba sekitar Rp67 triliun dan menyetor dividen Rp7,1 triliun ke negara. Dengan kenaikan kepemilikan saham tersebut, setoran dividen diperkirakan juga bisa meningkat 25% atau bertambah sekitar Rp1,78 triliun.
“Artinya, akan ada potensi penambahan dividen sebesar 25% dari dividen yang diterima ketika porsi saham belum ditambah,” kata Sudirman ketika dihubungi, Selasa (23/9/2025).
“Tentunya cukup menjanjikan untuk dapat menjadi justifikasi atas penambahan porsi kepemilikan saham tersebut,” ujarnya.
































