Logo Bloomberg Technoz

"Biasanya kan kalau suku bunga BI diturunkan, misalnya sebagai perbandingan, itu bisa tiga, bahkan kadang-kadang enam bulan baru terasa dampaknya di aktivitas kredit," jelasnya. 

Oleh karena itu, dia optimistis percepatan pertumbuhan kredit akan menopang laju ekonomi nasional di sisa tahun ini sekaligus memperkuat tren pemulihan pada tahun-tahun berikutnya.

"Jadi, kita lihat aja, harusnya positif tapi kecepatannya yang harus kita pantau," pungkasnya. 

Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengestimasikan serapan dana atau realisasi kredit masyarakat dari guyuran dana Rp200 triliun ke Himbara dapat berjalan dengan cepat. 

Sebab, menurut perkiraannya, para industri, khususnya sektor riil akan memanfaatkan fasilitas kredit tersebut selama satu bulan ke depan sejak dana dicairkan ke perbankan. Dia berkaca pada masa pandemi Covid-19 2021 lalu. Saat itu, pemerintah juga menggelontorkan dana ke perbankan, yang langsung terserap hanya dalam waktu satu bulan.

"Waktu pengalaman 2021 begitu kita injeksi ke sistem, mungkin setengah atau hampir satu bulan sudah mulai kelihatan pembalikan arah kredit. Jadi, saya pikir tidak akan lama lagi kita lihat ekonomi yang lebih bergairah," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Purbaya sendiri mengestimasikan serapan dana kredit paling lambat akan tersalurkan maksimal dalam waktu empat bulan ke depan.

(prc/ros)

No more pages