Logo Bloomberg Technoz

Hawkish Powell Tekan Obligasi Global, tapi Reli SUN Lanjut Terus

Redaksi
18 September 2025 11:10

Ilustrasi pasar obligasi (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi pasar obligasi (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Reli harga surat utang negara di pasar domestik masih berlanjut terdorong keputusan penurunan suku bunga acuan BI rate kemarin, ketika sinyal hawkish dari hasil pertemuan bank sentral Amerika dini hari tadi membebani pergerakan rupiah dan pasar obligasi global hari ini.

Berdasarkan data realtime Bloomberg, Kamis (18/9/2025) pada pukul 10:44 WIB, semua tenor SUN mencatat penurunan tingkat imbal hasil alias yield. Penurunan yield mengindikasikan banyak investor berminat memegang surat utang terbitan pemerintah RI sehingga harganya terkerek naik.

Penurunan yield paling dalam dicatat oleh tenor 4Y yang terpangkas hingga 13,7 basis poin (bps) ke level 5,196%. SUN tenor 5Y juga banyak diburu investor hingga yield-nya turun 10 bps menyentuh level 5,358%.


Penurunan yield yang juga cukup banyak terjadi juga untuk tenor pendek 1Y, sebanyak 6,8 bps, disusul oleh tenor 2Y sebanyak 5,1 bps dan 3Y juga turun hingga 7,8 bps. Tenor 7Y juga terpangkas imbal hasilnya hingga 9,2 bps ke level 5,767%.

Sedangkan tenor acuan SUN 10Y, yield-nya turun 2,8 bps kini di level 6,256%. SUN tenor panjang 15Y, dan 20Y serta 30Y masing-masing juga turun imbal hasilnya sebanyak 2,2 bps, lalu 1 bps dan 1,8 bps.