Logo Bloomberg Technoz

Kilang Minyak China Berguguran, ESDM Cermati Pengaruhnya ke RI

Azura Yumna Ramadani Purnama
12 September 2025 17:10

Kilang./Bloomberg-SeongJoon Cho
Kilang./Bloomberg-SeongJoon Cho

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mencermati fenomena tertekannya margin industri kilang minyak di tingkat global, khususnya China, serta potensi dampaknya terhadap Indonesia.

Menurut Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, tertekannya margin industri kilang global lebih dipicu oleh tren transisi energi, beriringan dengan naiknya populasi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang memicu penurunan permintaan bahan bakar fosil. 

“Itu kan seperti di China. Mereka populasi kendaraan listrik naik; ya termasuk kendaraan pribadi, angkutan umum, sampai angkutan berat, juga shipping. Itu kan mereka sudah menggunakan baterai. Jadi lebih dari 50% itu menggunakan baterai,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat (12/9/2025).

Kilang minyak di China./dok. Bloomberg

Sejalan dengan tren tersebut, Yuliot menyebut industri hilir migas di China—baik kilang maupun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) — mulai mengalami tekanan.

Bahkan, katanya, hampir 60% SPBU di China terpaksa tutup akibat tren pergeseran konsumsi energi tersebut.