Kemudian, dinamika nilai tukar ringgit Malaysia juga menggerakkan harga CPO. Kemarin, mata uang Negeri Harimau Malaya melemah 0,17% di hadapan dolar AS.
CPO adalah aset yang dibanderol dalam ringgit. Ketika ringgit terdepresiasi, maka kontrak CPO menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.
Analisis Teknikal
Lantas bagaimana perkiraan harga CPO untuk hari ini? Apakah bisa naik lagi atau kembali terkoreksi?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO masih bertahan di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 53.
RSI di atas 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI CPO belum jauh dari 50 sehingga bisa dibilang cenderung netral.
Sementara indikator Stochastic RSI sudah menyentuh 4. Jauh di bawah 20, yang berarti sudah sangat jenuh jual (oversold).
Hari ini, ada kemungkinan harga CPO bisa turun lagi. Target support terdekat adalah MYR 4.446/ton yang merupakan Moving Average (MA) 10. Jika tertembus, maka ada risiko harga turun lagi ke rentang MYR 4.440-4.434/ton.
Adapun target resisten terdekat adalah MYR 4.461/ton. Penembusan di titik ini berpotensi mengangkat harga CPO ke level MYR 4.483-4.568/ton.
(aji)




























