Harga Minyak Stabil, Pasar Cermati Sikap Trump soal Rusia
News
11 September 2025 08:46

Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak dunia stabil setelah reli tiga hari beruntun, seiring investor menimbang pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump terkait Rusia dan kemungkinan langkah hukuman atas perang di Ukraina.
Trump mempertanyakan pelanggaran Rusia ke wilayah udara Polandia dalam unggahan media sosial pada Rabu (10/9). Hal itu sempat memicu lonjakan singkat harga minyak berjangka karena investor menutup posisi jual. Pada Kamis (11/9), harga Brent bertahan di atas US$67 per barel setelah ditutup naik 1,7% pada sesi sebelumnya, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran US$64.
Unggahan itu muncul setelah Trump menyampaikan kepada pejabat Uni Eropa bahwa ia bersedia menambahkan tarif baru terhadap India dan China — dua pembeli terbesar minyak Rusia — guna menekan Moskow agar bernegosiasi dengan Ukraina. Namun, langkah itu hanya akan dilakukan jika negara-negara Eropa juga melakukan hal serupa. Sejauh ini, Trump baru menyasar India dalam kebijakan dagangnya.
Uni Eropa turut mempertegas sikap terhadap Rusia. Dalam pernyataannya, blok tersebut menegaskan akan “secara signifikan” memperketat sanksi terhadap Moskow dan para pendukungnya untuk mengakhiri perang di Ukraina. Uni Eropa juga menyebut pelanggaran wilayah udara Polandia sebagai “tindakan agresif dan ceroboh” yang merupakan “eskalasi serius.”
































