MA AS Akan Uji Legalitas Tarif Impor Trump
News
10 September 2025 11:30

Greg Stohr dan Zoe Tillman - Bloomberg News
Bloomberg, Mahkamah Agung (MA) AS menyatakan akan memutuskan legalitas sebagian besar tarif impor yang diberlakukan Presiden Donald Trump. Keputusan ini akan menjadi ujian besar bagi kebijakan ekonomi utama Trump dengan implikasi politik dan finansial global.
Dalam perintah yang dikeluarkan Selasa (9/9), para hakim menyetujui untuk mendengarkan argumen pada pekan pertama November. Jadwal yang dipercepat ini menunjukkan upaya MA untuk segera menyelesaikan perkara. Untuk sementara, tarif tersebut tetap berlaku meski pengadilan banding federal sebelumnya menyatakan Trump melampaui kewenangannya.
Tarif yang dipersoalkan mencakup pajak impor bernilai triliunan dolar. Kemenangan Trump akan memperkuat kewenangan presiden dan memberinya senjata baru untuk menekan mitra dagang demi mendorong agenda globalnya. Sebaliknya, jika tarif dibatalkan, tingkat rata-rata tarif impor AS sebesar 16,3% bisa turun hingga separuh, dan pemerintah AS mungkin harus mengembalikan puluhan miliar dolar kepada importir, menurut analis Bloomberg Economics Chris Kennedy.
Tarif yang ditantang termasuk kebijakan “Liberation Day” pada 2 April, yang mengenakan bea masuk 10–50% pada sebagian besar impor AS, tergantung negara asal. Kebijakan ini tercatat sebagai kenaikan tarif impor terbesar sejak Undang-Undang Smoot-Hawley tahun 1930, menempatkan tarif rata-rata AS pada level tertinggi dalam lebih dari satu abad.

































