Jurre van Berge dari Amnesty mengatakan kepada Reuters bahwa jumlah ponsel yang diawasi bisa lebih tinggi. Hal ini dikarenakan keempat operator seluler utama sudah diperintahkan untuk terhubung ke LIMS.
“Pengawasan massal menciptakan efek yang menakutkan di masyarakat, sehingga orang-orang enggan menggunakan hak mereka, baik daring maupun luring,” tulis dalam laporan Amnesty.
Kemudian Amnesty menyebut temuannya didasarkan pada kasus Pengadilan Tinggi Islamabad 2024 yang diajukan oleh istri mantan PM Pakistan, Bushra Bibi, setelah panggilan pribadinya bocor secara daring (online). Di pengadilan, kementerian pertahanan dan badan intelijen Pakistan membantah menjalankan atau bahkan memiliki kemampuan untuk menyadap telepon.
Amnesty: Pakistan telah Blokir sekitar 650 Ribu Tautan Web dan Batasi Platform
Namun saat diperiksa, regulator telekomunikasi mengakui telah memerintahkan perusahaan telepon untuk memasang LIMS agar dapat digunakan oleh “badan-badan yang ditunjuk”.
Amnesty mengungkapkan, kini Pakistan sudah memblokir sekitar 650.000 tautan web dan membatasi platform seperti YouTube, Facebook, dan X.
Pengendalian ini paling parah terjadi di Provinsi Balochistan, Pakistan, yang dilanda pemberontakan. Di mana distrik-distrik telah menghadapi pemadaman internet selama bertahun-tahun, dan kelompok-kelompok HAM menduga militer melakukan penghilangan paksa dan pembunuhan terhadap aktivis Baloch dan Pashtun.
Amnesty mengatakan pihaknya juga meninjau perjanjian lisensi, data perdagangan, berkas teknis yang bocor, dan catatan China yang menghubungkan pemasok firewall dengan perusahaan-perusahaan milik negara di Beijing. Firewall tersebut dipasok oleh perusahaan China, Geedge Networks.
Profesor Hak Asasi Manusia dan Teknologi di Interdisciplinary Transformation University Austria (IT:U), Ben Wagner menegaskan, pusat pemantauan untuk panggilan telepon seluler umum dilakukan secara global, tetapi penyaringan internet untuk publik jarang terjadi. Hingga saat ini Pemerintah Pakistan belum memberikan respons soal laporan Amnesty.
(far/wep)































