Ekonom: Arif Budimanta Sosok Kritis yang Bergerak dalam Sunyi
Pramesti Regita Cindy
06 September 2025 12:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini mengenang almarhum Arif Budimanta sebagai sosok yang sepanjang hidupnya aktif menggerakkan gagasan tanpa banyak sorotan.
Menurut Didik, Arif merupakan sosok yang lengkap sebagai aktivis, politisi, sekaligus intelektual. Untuk diketahui, almarhum pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014, dan sejak 2008 hingga akhir hayatnya menjabat sebagai Direktur Eksekutif Megawati Institute, think tank yang berafiliasi dengan PDI Perjuangan.
"Arif adalah adik kelas saya di IPB [Institut Pertanian Bogor] dan kepergiannya terlalu cepat karena masih muda usia. Tetapi takdir tidak bisa kita tolak sehingga kita ikhlas melepas kepergiannya," ungkap Didik dalam keterangannya, Sabtu (6/9/2024).
Di parlemen, dia mengenang Arif sebagai penggerak "gerakan sunyi" untuk menghidupkan ekonomi konstitusi. Bersama rekan lintas fraksi, ia menginisiasi kaukus yang mendorong indikator kesejahteraan rakyat masuk dalam proses penyusunan APBN, bukan semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi.
Di sisi lain, Arif dikenal produktif menulis buku dan artikel di berbagai media nasional, di mana menurut Didik, karya-karyanya banyak membahas isu ketimpangan, UMKM, investasi, hingga keberlanjutan. Salah satu gagasan besar yang ia dorong adalah "Pancasilanomics: Ekonomi Pancasila dalam Gerak" yang diterbitkan pada 2019 lalu.































