Logo Bloomberg Technoz

Mengenai permasalahan ini, Taruna mengaku tengah berkoordinasi bersama Kementerian KKP untuk memberikan jawab kepada US FDA. Taruna juga menuturkan bahwa udang merupakan bagian ekspor yang memiliki nilai ekspor cukup tinggi.

"Ternyata udang ini mempunyai kontribusi untuk hubungannya dengan ikan, itu 40% nilai ekspor, dari seluruhnya itu adalah di udang dan ternyata pasar terbesarnya itu 70% lebih dikirim ke Amerika," jelas dia.

"Bayangin kalau ini tidak diselesaikan, dampak ekonominya besar. Jadi kita sekarang lagi berkoordinasi untuk menyelesaikan itu," sambungnya.

Dia juga menjelaskan bahwa sampel udang tersebut telah dilakukan pemeriksaan US FDA. BPOM bersama Kementerian KKP telah melakukan pengecekan secara langsung informasi tersebut.

"Ternyata itu kontaminasi dari tidak semua satu kontainer itu mengandung, ada cuma ini, dan kebetulan kan dia sampling juga ya acak, dan ditemukan memang ada tiga titik mengandung resat radioaktif, ya ini kita harus kita tindakin dengan baik, karena ini menyangkut ekonomi nasional kita juga," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan oleh Bloomberg bahwa Badan Administrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) meminta masyarakat Amerika Serikat untuk tidak mengonsumsi salah satu merek udang yang dijual di Walmart karena terkontaminasi bahan-bahan radioaktif.

FDA meminta Walmart untuk menarik tiga lot udang mentah beku asal Indonesia setelah pejabat FDA   menemukan adanya kandungan radioaktif Cesium-137 pada salah satu pengiriman yang tidak masuk ke AS, menurut pernyataan resmi pada Selasa (20/8/2025).

Isotop tersebut dapat meningkatkan risiko kanker bila terjadi paparan berulang dalam dosis rendah, meskipun kadar yang terdeteksi tidak cukup tinggi untuk menimbulkan risiko akut, jelas FDA.

(dec/spt)

No more pages