Logo Bloomberg Technoz

Kondisi likuiditas juga masih terjaga untuk mengawal nilai tukar rupiah dengan permintaan dengan permintaan terhadap surat berharga syariah Negara (SUKUK) , pada lelang kemarin yang mencapai Rp41,8 triliun, naik dibanding permintaan di lelang Sukuk sebelumnya yang sebesar Rp33,1 triliun.

Setali tiga uang, Chief Economist BCA David Sumual mengatakan jika penurunan IHSG di awal pekan hanya sentimen sesaat.

"Terbukti di dua hari ini, saham dan rupiah stabil. "Kondisi fundamental terutama dari makro kita saat ini mampu menopang sentimen sosial itu," jelas David, Rabu (3/9/2025).

Untuk pasar saham, akumulasi net sell investor asing memang masih tercatat Rp53,46 triliun sejak awal tahun.

Namun, sebulan perdagangan terakhir, asing perlahan sudah mulai kembali, tercermin dari net buy yang mencapai Rp9,56 triliun.

"Sekarang ini memang pasar kita tergantung dengan kondisi keamanan, dan ini udah gak ada lagi kerusuhan, sudah mulai terkendali," tutur David.

Momentum Perbaikan

Fakhrul menambahkan, kondisi keuangan RI memang kuat. Namun yang perlu diingat, harus menyokong sektor rill. Gejolak yang terjadi dalam masyarakat saat ini, terjadi karena tidak terhubungnya sektor keuangan yang kuat dan stabil dengan kondisi sektor rill dibawah.  

Terkait dengan fenomena-fenomena yang ada, Fakhrul menyarankan pemerintah untuk membentuk, Komite Stabilitas Sektor Rill, mengingat konsep yang sama sudah berhasil dilaksanakan oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang bertujuan melakukan deteksi dini dan koordinasi, Menjaga stabilitas sistem keuangan, crisis management protocol serta, koordinasi kebijakan fiskal, moneter, prudensial.

Untuk komisi stabilitas sektor rill ini, Fakhrul berpandangan bahwa tugasnya bisa diadakan seperti untuk deteksi dini guncangan pasokan dan produksi, koordinasi Kebijakan sektor riil, stabilisasi harga & pasokan barang penting, serta komunikasi publik. 

Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) juga bisa dijadikan contoh. Keberhasilan tim ini bisa direplikasi ke bidang lain.

"Keberhasilan TPID menunjukkan bahwa koordinasi untuk perekonomian bisa dilakukan dan harus direplikasi ke bidang lain, untuk memastikan sektor rill tidak turun jauh ketika terjadi guncangan. Jadi, kita bisa memprediklsi dan mengantisipasi goncangan sebelum itu terjadi”, jelas Fakhrul. 

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu membuat fundamental ekonomi RI lebih kuat, sekaligus memontum perekonomian dan situasi yang bisa memberikan optimisme dan rasa aman, hingga IHSG bisa kembali tembus kisaran 8.000.

(dhf)

No more pages