Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Masih Melakukan Net Buy di Sejumlah Saham

Muhammad Julian Fadli
03 September 2025 08:45

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Selasa 2 September 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau dengan penguatan 0,85% hingga kembali melesat pada posisi 7.801,58.

Berseberangan jauh dengan tren positif IHSG, investor asing masih melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp363,13 miliar pada perdagangan saham di pasar reguler. Sama halnya, di seluruh pasar investor asing juga net sell sejumlah Rp331,22 miliar.

Adapun investor asing net sell besar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp598,68 miliar. Imbas tekanan jual yang masif, saham BBCA melaju stagnan dan flat di posisi Rp8.000/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Selasa 2 September 2025 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell tertinggi oleh investor asing selama perdagangan kemarin, Selasa (2/9/2025):

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp598,68 miliar
  2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp335,76 miliar
  3. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp86,84 miliar
  4. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp49,26 miliar
  5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp35,71 miliar
  6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp29,8 miliar
  7. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp27,88 miliar
  8. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp26,41 miliar
  9. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) Rp23,71 miliar
  10. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp21,92 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing mencatatkan net buy terbanyak pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencapai Rp463,53 miliar. Bersamaan dengan pembelian yang besar, saham ANTM menguat 8,44% dan ditutup di posisi Rp3.470/saham.

Penutupan Saham ANTM pada Selasa 2 September 2025 (Sumber: Bloomberg)