Logo Bloomberg Technoz

BRIN Kembangkan Alat Deteksi Dini Penyakit Zoonosis

Dinda Decembria
02 September 2025 12:00

Ilustrasi Tikus di rumah (Envato)
Ilustrasi Tikus di rumah (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan alat deteksi penyakit zoonosis yang ditularkan melalui hewan khususnya tikus.

Melalui Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman nantinya akan mengembangkan Pestorita (PES, Leptospirosis, Rickettsiosis, dan Hantavirus), yakni alat deteksi dini buatan lokal yang murah, mudah, dan dapat digunakan di fasilitas kesehatan sederhana.

Periset Biomolekuler Eijkman BRIN, Farida D. Handayani, menjelaskan riset Pestorita dirancang dalam peta jalan tiga tahun, mulai dari pemetaan genetik, pengembangan in-house PCR, hingga pembuatan alat tes cepat atau rapid test.


“Riset ini merupakan upaya menghasilkan alat deteksi lokal yang praktis dan terjangkau untuk mendukung diagnosis penyakit zoonosis,” ungkap Farida, pada Jumat (29/8).

Farida mengaku saat ini bersama tim fokus pada pengembangan deteksi leptospirosis dengan membandingkan kinerja empat produk RDT (Rapid Diagnostic Test) Igm yang tersedia di Indonesia.