Begitu juga dengan saham PT Mayapada Hospital Tbk (SRAJ) yang menguat 7,64% ke posisi Rp8.100/saham pada perdagangan hari ini.
Kenaikan saham Antam dan saham Mayapada Hospital tersebut turut menahan kejatuhan IHSG yang menjadi ‘Hanya’ melemah 1,21%.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saham ANTM sejatinya sempat melemah ke level Rp2.950/saham, hingga berhasil rebound ke zona hijau sampai dengan tertingginya Rp3.280/saham sepanjang hari. Berhasil menahan kejatuhan lanjutan IHSG.
Terbatasnya pelemahan IHSG tak lepas dari kenaikan dan reboundnya sejumlah saham Big Caps. Berikut diantaranya berdasarkan data Bloomberg, Senin (1/9/2025).
- Aneka Tambang (ANTM) menyumbang 3,27 poin
- Mayapada Hospital (SRAJ) menyumbang 2,04 poin
- Maha Properti Indonesia (MPRO) menyumbang 2,01 poin
- Impack Pratama Industri (IMPC) menyumbang 1,57 poin
- Elang Mahkota Teknologi (EMTK) menyumbang 1,41 poin
- Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) menyumbang 1,25 poin
- Energi Mega Persada (ENRG) menyumbang 1,05 poin
- Indah Kiat Pulp and Paper Corp (INKP) menyumbang 1,02 poin
- Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) menyumbang 0,94 poin
- Pradiksi Gunatama (PGUN) menyumbang 0,82 poin
Namun, rebound IHSG dibatasi oleh amblesnya banyak saham, diantaranya:
- DCI Indonesia (DCII) mengurangi 19,56 poin
- Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mengurangi 11,58 poin
- Bank Mandiri (BMRI) mengurangi 11,42 poin
- Bank Central Asia (BBCA) mengurangi 5,4 poin
- Bayan Resources (BYAN) mengurangi 4 poin
(fad/wep)
No more pages


























