Market Volatil, Bursa sebut Short Selling Berpotensi Ditunda
Artha Adventy
01 September 2025 10:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan mekanisme perdagangan short selling berpotensi ditunda penerapannya akibat pasar yang volatil imbas situasi sosial dan unjuk rasa yang dilakukan beberapa hari belakangan.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia Irvan Susandy mengatakan pihaknya masih berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait penerapan short selling yang rencananya berlaku pada 29 September mendatang.
Irvan menyebut volatilitas pasar saat ini akibat situasi sosial berpotensi membuat penerapan short selling kembali ditunda.
“Kita masih diskusikan lihat perkembangan terakhir ya. Dengan melihat perkembangan terakhir, ya kalau kayak begini terus ya sudah tahu kan jawaban kemungkinannya [ditunda],” kata dia di Bursa Efek Indonesia, Senin (1/9/2025).
Meski demikian, Irvan menyebut masih akan membahas hal tersebut dengan OJK. “Tapi ini masih diskusi ya. Kan ini masih ada sekitar 2-3 minggu lagi ya,” jelasnya.





























